Insiden Pembakaran Jembatan Milik PT.Tiran, Koorlap Aksi Bersama Rombongan Minta Maaf Secara Terbuka

Insiden Pembakaran Jembatan Milik PT.Tiran, Koorlap Aksi Bersama Rombongan Minta Maaf Secara Terbuka

Insiden Pembakaran Jembatan Milik PT.Tiran, Koorlap Aksi Bersama Rombongan Minta Maaf Secara Terbuka
154 Kali Dilihat=>>|

foto : Koorlap Aksi Mustaman saat melakukan pernoohonan Maaf bersama rekan-rekannya

Lpk | Kendari – Baru-baru ini dengan adanya peristiwa pembakaran jembatan milik PT.Tiran Indonesia yang diduga dilakukan oleh para demonstran saat aksi pada jumat (23/04/2021)lalu, atas insiden tersebut minggu pihak pengunjuk rasa banyak yang di amankan oleh aparat Kepolisian, tetapi melalui koordinator lapangan (Korlap) Mustaman meminta maaf secara terbuka yang disaksikan oleh pihak perusahaan.

Terlihat dalam vidio melalu pernyataan tegasnya mustaman mengatakan atas peristiwa itu yang terjadi jumat lalu, bersama teman-teman kami meminta maaf kepada perusahaan PT.Tiran atas tindakan yang pernah kami lakukan, “kata mustaman.

Bahkan dalam peristiwa minggu lalu kami tidak mendapat kekerasan dari pihak kepolisian, kami dalam keadaan baik-baik saja kata dia dalam komprensi vidionya.

“Jadi atas kejadian tersebut kami juga sangat berharap kepada pihak lain agar tidak ada yang memfaatkan kejadian ini untuk kepentingan pribadinya, “Tegas Korlap kepada Publik.

foto : Humas PT.Tiran Indonesia H.Lapili

Sementara menurut Humas PT.Tiran Indonesia H.La Pili.,S.Pd.,kepada media ini mengatakan sejak Perusahaan PT. Tiran Indonesia di Lameruru beroperasi kami selalu memberikan CSR dan Tali Asih kepada lima Desa yang masuk dalam wilayah Tiran Indonesia. Juga sebagai bentuk kepedulian PT Tiran Indonesia kepada masyarakat di Wilayah perusahaan pada bulan Suci Ramadhan ini, kami juga sudah memberikan ribuan Paket Ramadhan pada tiap-tiap rumah tanpa terkecuali sebagai bentuk kepedulian. Kemudian satu desa yang baru saja masuk dalam wilayah garapan perusahaan Tiran Indonesia ingin meminta kompensasi hutan. Hanya untuk permintaan dimaksud tidak mungkin kami penuhi, karena lahan tersebut adalah Lahan Hutan Produksi yang kita sudah bayarkan ke negara.

Masyarakat disekitar lokasi pun banyak yang direkrut untuk kerja di PT Tiran Indonesia atau sekitar 95% karyawan Tiran dari masyarakat sekitar sehingga secara umum mereka nyaman dengan keberadaan PT Tiran Indonesia. Hanya terkadang ada oknum atau pihak-pihak tertentu yang mencoba memprovokasi saja.

Adapun tindak lanjut dari tuntutan aksi demo yang terjadi, kami dari pihak perusahaan telah melakukan langkah-langkah persuasif yang itu telah melahirkan solusi yang menjadi kesepakatan bersama.

Alhamdulillah sudah ada pernyataan resmi perwakilan pendemo tentang permintaan maaf kepada Pihak PT Tiran Indonesia atas aksi yang terjadi. Kami pun menyambut baik permintaan maaf tersebut dan telah berlapang dada memaafkan mereka. Pendemo pun yang diambil keterangannya oleh pihak kepolisian sudah kembali ke rumah mereka masing-masing dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Bahkan mereka mengimbau agar hal ini jangan ada pihak pihak lain yang tunggangi untuk mengambil keuntungan pribadi atau kelompok. Adapun fasilitas yang rusak saat demo pihak perusahaan akan memperbaiki semua.

Semoga kedepannya kita bisa gandengan tangan, bisa bahu membahu antara masyarakat dan perusahaan agar penambahan lapangan kerja semakin terbuka untuk masyarakat sekitar. Kami selaku anak bangsa sekaligus sebagai pengusaha pribumi tentunya akan berusaha selalu untuk memberikan kontribusi terbaik pada daerah dan bangsa yang kita cintai ini dalam mengatasi kondisi saat ini, dimana ekonomi semakin sulit yang berdampak pada bertambahnya kemiskinan , pengangguran, dan lain sebagainya. Maka kami sebagai anak pribumi sudah selayaknya dukungan itu diberikan, karena pada dasarnya kita memiliki cita-cita luhur yang sama untuk kemajuan daerah dan masyarakat kita, “Tutup Humas PT.Tiran dalam rilisnya.

Reporter : Sultan

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *